GEJALA UMUM KEJIWAAN MANUSIA DAN PROSES BERPIKIR MANUSIA DALAM PEMECAHAN MASALAH

Alya_RPersoalan roh menjadi sebuah teka-teki bagi manusia; sejak dari masa sebelum Al-masih, masalah jiwa manusia atau roh ini menjadi bahan pembahasan pokok dalam dunia filosofi. Dimulai dari masa Socrates, Plato, Aristoteles, sampai Neo-Platonik, manusia berusaha untuk menerka apa dan bagaimana hakikat dari roh itu? Apakah itu riil ada atau hanya sebuah kiasan kata yang tidak mempunyai bentuk makna sama sekali.

Adalah Socrates yang beranggapan bahwa badan manusia adalah alat dari jiwa manusia yang diibaratkan dengan kapal dan nahkodanya: nahkodanya adalah jiwa dan kapalnya badan, dan badan tidak lebih dari sekedar alat bahkan dianggap sebagai penjara bagi jiwa, karena dengan adanya jiwa dalam tubuh itu membuat jiwa tidak bebas bergerak dan berfikir. Alasan inilah yang menyebabkan dia tidak menolak atau lari dari hukuman yang dijatuhkan kepadanya untuk minum racun, dan ia malah menyambutnya dengan senang hati karena ia akan terlepas dari penjara badan dan akan bebas untuk berfikir.

Plato adalah murid dari Socrates yang memiliki pandangan yang tidak jauh berbeda dengan Socrates, dia menganggap bahwa dunia ini dan segala yang ada hanyalah bayangan dari sebuah alam, alam lain, yang terpisah dari alam ini, yang disebut alam ideal (alam hakiki), dan segala yang ada di alam ini adalah semu. Dengan demikian badan kita bukanlah badan sebenarnya, menurut dia, karena masih ada alam lain yang merupakan alam sebenarnya.

Datang setelah Plato, sebuah aliran baru yang bernama aliran Aristoteles, yang lebih rasionalis dan mengembalikan pikiran manusia dari dunia khayal atau dunia langit ke bumi, karena dia memandang segala sesuatu atas apa yang terjadi atau fakta, dia tidak meyakini akan adanya alam ideal, dan ia menganggapnya ia hanyalah sebuah istilah yang tidak ada dalam realita. maka diapun beranggapan bahwa jiwa itu mati setelah badannya mati.

Demikian asumsi-asumsi atau pandangan para pendahulu filosof tentang jiwa manusia. Dan pikiran inilah yang pertama kali menjadi perbincangan para pendahulu Eropa yang mengambil pemikiran filsafat Yunani dari terjemahan dan karangan bangsa Muslim Arab, terutama Ibnu Rusydi (Averroes) dan Ibnu Sina (Avicenna) yang masuk Eropa lewat Andalusia (Spanyol) ketika masa ekspansi Islam yang dilakukan oleh Daulah Umawiyah yang terkenal dengan masa kejayaan Islam dengan budaya ilmiyahnya dan melahirkan banyak tokoh berpengaruh dalam permulaan pengembangan ilmu pengetahuan Eropa yang sebelumnya sempat macet selama berada dalam masa kegelapan, dan ilmu pengetahuan hanya terbatas pada kaum gereja.

Terdapatlah sebuah gerakan terkenal dengan nama Averroeism di Eropa, yang beraliran Aristotelian, disamping yang dibawa oleh St. Thomas Equinas. Diantara pengikut dan pembela Averroism ini adalah Seagar Baraban; dia beranggapan bahwa jiwa itu ikut mati dengan matinya jasad, dan dia beranggapan bahwa balasan perbuatan manusia tidak harus di akhirat, bisa terjadi di dunia; namun demikian, dia tidak sampai berpendapat sebagaimana John Scout Eurigiena yang beranggapan bahwa siksa dan pahala itu adalah perasaan yang kita rasakan di dunia ini: perasaan menyesal dan tersiksa ketika kita melakukan kesalahan, dan perasaan senang dan bahagia ketika melakukan kebaikan.

Namun, perdebatan tentang asal usul roh dan jiwa ini mengalami masa surut dan hampir terhapus, tepatnya menjelang memasuki abad 14. dimulai dari munculnya seorang filosof yang bernama William Okam yang mengkritik pendapat St. Thomas Aquinas dan kaum Skolastik tentang bukti adanya Tuhan dan yang sejenisnya, dia tidak mempercayai kecuali apa yang ada dan bisa disaksikan, dia menganggap bahwa jiwa manusia tidak bisa dibuktikan keberadaannya. Dengan demikian dia tidak mempercayai adanya jiwa atau roh manusia maupun kekelannya untuk mendapatkan pembalasan atas apa yang telah dilakukan.

Makalah Selengkapnya

Iklan

One thought on “GEJALA UMUM KEJIWAAN MANUSIA DAN PROSES BERPIKIR MANUSIA DALAM PEMECAHAN MASALAH

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s