Keluarga Teroris vs Keluarga Koruptor

Anak TerorisPerlakuan masyarakat terhadap keluarga pelaku terorisme dinilai berlebihan. Bahkan hukuman yang diterima mirip dengan keluarga Partai Komunis Indonesia (PKI). “Social punishment yang diberikan hampir mirip dengan zaman PKI,” kata pemerhati terorisme Mardigu WP.

Lingkungan dianggap memberikan tekanan yang sangat besar pada keluarga teroris. Mereka tidak dikucilkan, tapi tertekan hingga menimbulkan depresi. Akibat hal ini, kata Mardigu, dua generasi di bawah keluarga tersebut akan terpengaruh. “Kemungkinan mereka untuk kembali menjadi teroris pun sangat besar,” imbuh ahli hipnoterapi alam bawah sadar ini.

Namun lain halnya dengan pelaku koruptor, keluarga mereka adem-adem saja dengan lingkungannya bahkan warga masyarakat tak pernah mengucilkan mereka. Keluarga mereka bebas berkeliaran kemana-kemana, tak ada polisi atau masyarakat yang mengawasi mereka. Meskipun suami atau Ayah mereka pelaku koruptor dengan jumlah miliaran rupiah tapi kehidupan tetap normal seperti biasa.

Pandangan masyarakat tentang teroris dan koruptor selalu subyektif. Mungkin karena pelaku korupsi adalah mereka yang mempunyai tingkat ekonomi yang mapan dan umumnya adalah pejabat. Sementara pelaku teroris adalah mereka yang berasal dari keluarga yang kehidupannya pas-pasan.

Ada bagian yang terlupakan dari masyarakat, bahwa imbas dari kejahatan yang dilakukan oleh teroris dan koruptor adalah relatif sama. Jika pelaku teroris selalu menjadikan orang asing sebagai sasaran meskipun sebagian besar masyarakat pribumi yang menjadi korban sedangkan pelaku koruptor adalah mereka yang secara terang-terangan merampas hak-hak saudara mereka sendiri. Jika kejahatan teroris menyebabkan kematian dan ketidak-amanan dalam masyarakat maka korupsi menyebabkan kemiskinan dan kesenjangan kehidupan dalam masyarakat yang cenderung dapat melahirkan teroris.

Kewajiban kita sebagai masyarakat untuk memberikan perlakuan yang bijaksana kepada warga lain di lingkungan kita. Jika dalam lingkungan itu ada keluarga teroris atau koruptor, maka perlakukanlah mereka dengan adil “mereka bukanlah bagian dari teroris itu, tapi hanya keluarga teroris atau koruptor”

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s