Densus 88 vs KPK

Keluarga TerorisDetasemen Khusus 88 atau Densus 88 adalah satuan khusus Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk penanggulangan teroris di Indonesia. Pasukan khusus berompi merah ini dilatih khusus untuk menangani segala ancaman teror, termasuk teror bom. Beberapa anggota juga merupakan anggota tim Gegana.

Detasemen 88 dirancang sebagai unit antiteroris yang memiliki kemampuan mengatasi gangguan teroris mulai dari ancaman bom hingga penyanderaan. Unit khusus berkekuatan diperkirakan 400 personel ini terdiri dari ahli investigasi, ahli bahan peledak (penjinak bom), dan unit pemukul yang di dalamnya terdapat ahli penembak jitu.

Sedangkan Komisi Pemberantasan Korupsi, atau disingkat menjadi KPK, adalah komisi di Indonesia yang dibentuk pada tahun 2003 untuk mengatasi, menanggulangi dan memberantas korupsi di Indonesia. Komisi ini didirikan berdasarkan kepada Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2002 mengenai Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Ketua KPK adalah Antasari Azhar (Non Aktif), Saat ini KPK dipimpin secara kolektif.

Dua lembaga tersebut di atas adalah lembaga kebanggaan Negara Indonesia pada Dunia Internasional. Densus 88 bertugas untuk memburu teroris sementara KPK bertugas memburu para koruptor. Jika Densus 88 berhak untuk menembak seorang yang menjadi tersangka korupsi sementera KPK mampu memenjarakan para tersangka korupsi.

Namun ada perbedaan yang sangat jauh terlihat, jika Densus 88 mengejar para tersangka teroris ke semua pelosok maka KPK hanya bermain-main dengan koruptor bahkan para koruptor dengan lihai dapat menyuap para anggota KPK kemudian kabur ke Luar Negeri. Setelah kabur KPK mencari berbagai macam alasan untuk pembenaran lembaganya atas kaburnya para koruptor itu.

Teroris dan koruptor adalah kejahatan kemanusiaan yang harus dimusnahkan dari muka bumi. Di Indonesia teroris disamakan dengan PKI ala Orde Baru “ditumpas, dibasmi, keluarga dikucilkan”. Koruptor dibiarkan berkeliaran menikmati hasil korupsinya. Teroris adalah musuh Amerika dan sekutunya sehingga harus dijadikan musuh bersama oleh umat manusia sementara koruptor adalah musuh warga miskin yang dibebaskan merajalela dan hidup senang di atas penderitaan manusia lain.

Iklan

One thought on “Densus 88 vs KPK

  1. Ya Allah kenapa kita luput lagi ditemanggung??????? Marilah kita ikut membantu Polri dan Densus 88 walau lewat do’a kita dengan niat yang ikhlas pasti dapat membantu Polri Densus 88 untuk menangkap Nurdin M Top dan antek-anteknya…… Innallaha laa yughoiyyiru maa bi qoumin hatta yughoiy yiru maa bi anfusihim. kita telah usaha lahir batin tapi hakekat keputusan kita serahkan pada Allah SWT. Ya Allah ya Tuhan kami berikan Rahmad dan HidayahMu kepada Polri dan Densus 88 agar mendapatkan petunjuk yang benar dan lurus dalam segala usaha pengejaran-pencarian hingga penangkapan Nurdin M Top mudahkanlah Polri dan Densus 88 dalam segala urusan. Amin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s