IMPLEMENTASI GOOD CORPORATE GOVERNANCE PADA BANK PEMBANGUNAN DAERAH (BPD) SULAWESI TENGGARA

Krisis ekonomi tahun 1997 yang melanda Indonesia dan negara-negara di Asia Tenggara telah memunculkan wacana yang berkaitan dengan permasalahan Tata Kelola Perusahaan Yang Baik (Good Corporate Governance/GCG). Good Corporate Governance menjadi bahasan yang penting dalam rangka mendukung pemulihan ekonomi dan pertumbuhan perekonomian yang lebih stabil dimasa yang akan datang. Keterpurukan luar biasa yang disebabkan peristiwa tersebut telah membuka mata bangsa ini bahwa salah satu faktor paling fundamental yang menyebabkan krisis itu terjadi tidak lain dikarenakan prinsip-prinsip GCG diabaikan.

Skandal yang terjadi di negara berkembang seperti di Amerika dengan adanya kasus Enron dan Worldcom, maupun di negara sedang berkembang seperti di Indonesia dengan kasus Kimia Farma dan bank Global, kian menambah perhatian para pelaku pasar dan penentu regulasi terhadap isu GCG. Para pelaku dunia usaha dituntut untuk mengubah cara mereka melakukan dan mengelola bisnis mereka. Ditambah lagi dengan datangnya era globalisasi dimana pasar akan semakin kompetitif, maka perubahan fundamental dalam penerapan corporate governance mutlak dilakukan. (Herwidayatmo, 2000).

Penelitian mengenai penerapan GCG telah dilakukan. Penelitian menemukan bahwa GCG belum berhasil diterapkan di Indonesia (Sri Sulistyanto dan Haris Wibisono, 2003). Hal menarik lainnya ditemukan oleh Bank Indonesia. Evaluasi Bank Indonesia terhadap 101 bank pada periode September 2007, menemukan bahwa 69,3% bank yang beroperasi di Indonesia belum mematuhi ketentuan GCG (Muchammad Ghufron, 2008). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa belum ada perubahan yang berarti atas pelaksanaan GCG oleh perusahaan-perusahaan di Indonesia, termasuk dibidang perbankan.

Good  Corporate  Governance merupakan  serangkaian  mekanisme  yang  merefleksikan  suatu  struktur  pengelolaan perusahaan yang menetapkan distribusi hak dan tanggung jawab diantara berbagai partisipan di dalam perusahaan, termasuk para Pemegang Saham, Dewan Komisaris, Dewan Direksi, Manajer, Karyawan dan pihak-pihak berkepentingan (stakeholders) lainnya. Good Corporate Governance juga menegaskan filosofi bahwa pengelolaan perusahaan merupakan amanah dari berdirinya perusahaan dan oleh karenanya semua pihak yang terlibat harus berpikir dan bertindak untuk kepentingan terbaik perusahaan. Pada titik inilah pertanyaan reflektif tentang integritas, tanggung jawab dan independensi patut ditujukan kepada semua pimpinan perusahaan di Indonesia, termasuk sektor perbankan yang sejak semula memang bertopang kepada kepercayaan dan amanah masyarakat.

Krisna Wijaya (2002:48) mengungkapkan bahwa bisnis perbankan memiliki kekhasan dalam pengelolaannya. Alasan utamanya adalah karena adanya unsur 3K yang harus dipatuhi yakni Kepercayaan, Keterbukaan, dan Keberhatian. Fokus utama bank adalah menjaga kepercayaan dan mencegah risiko yang mungkin terjadi. Masyarakat menyimpan dananya di bank semata-mata berdasarkan kepercayaan bahwa dananya akan kembali ditambah sejumlah keuntungan yang berasal dari bunga. Selanjutnya dana tersebut akan diputar menjadi bentuk berbagai investasi seperti pemberian kredit dan pembelian surat berharga. Apabila tidak ditangani secara profesional, transparan dan hati-hati (prudential banking) akan menimbulkan risiko dan bencana bagi perbankan.

Seiring dengan tuntutan penerapan GCG pada sektor perbankan, maka pada tahun 2006 Bank Indonesia menggagas peraturan yang secara khusus mengatur mengenai ketentuan pelaksanaan GCG di Bank Umum. Peraturan yang dimaksud adalah Peraturan Bank Indonesia Nomor 8/4/PBI/2006 tanggal 30 Januari 2006 tentang Pelaksanaan Good Corporate Governance Bagi Bank Umum yang kembali disempurnakan melalui PBI No. 8/14/PBI/2006 tanggal 5 Oktober 2006 tentang Perubahan Atas PBI No. 8/4/PBI/2006 tentang Pelaksanaan Good Corporate Governance Bagi Bank Umum. Peraturan ini menegaskan bahwa pelaksanaan GCG pada industri perbankan harus senantiasa berlandaskan pada lima prinsip dasar yakni keterbukaan (transparency), akuntabilitas (accountability), pertanggungjawaban (responsibility), independensi (independency), dan kewajaran (fairness). Dalam pelaksanaan GCG tersebut, diperlukan keberadaaan Komisaris Independen dan Pihak Independen. Keberadaan pihak-pihak independen tersebut, diharapkan dapat menciptakan check and balance, menghindari benturan kepentingan (conflik of interest) dalam pelaksanaan tugasnya serta melindungi kepentingan stakeholders khususnya pemilik dana dan pemegang saham minoritas. Selain itu, PBI ini juga mewajibkan bank untuk menyampaikan Laporan Pelaksanaan GCG pada setiap akhir tahun buku dan paling lambat 5 bulan setelah tahun buku berakhir. Bagi bank yang tidak memenuhi ketentuan dalam PBI ini akan dikenakan sanksi.

Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sulawesi Tenggara adalah salah satu bank yang turut mendukung sektor ekonomi nasional pada umumnya dan Sulawesi Tenggara pada khususnya. Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sultra berperan sebagai lembaga perantara keuangan (financial intermediary) dengan menghimpun dan menyalurkan dana masyarakat. Selain itu, BPD Sultra juga diberi kepercayaan untuk mengelola dana-dana milik Pemerintah Daerah Sultra, seperti dana alokasi umum dan dana alokasi khusus.

Pelaksanakan GCG sesuai PBI No. 8/14/PBI/2006 tentang perubahan PBI No. 8/4/PBI/2006 tentang pelaksanaan Good Corporate Governance Bagi Bank Umum oleh BPD Sultra (dalam hal ini Dewan Pengawas) dilakukan dengan membentuk komite-komite yakni Komite Audit, Komite Renumuerasi dan Nominasi, dan Komite Pemantau Risiko. Selain itu, BPD Sultra juga telah menerbitkan Laporan Pelaksanaan GCG tahun 2007 yang dapat diakses pada situs bank sebagai wujud pemenuhan prinsip transparansi.

Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan tersebut, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: “Bagaimana implementasi Good Corporate Governance pada Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sulawesi Tenggara?”

Penelitian ini diharapkan akan memberikan manfaat sebagai bahan kajian pengembangan ilmu mengenai implementasi prinsip-prinsip GCG pada BUMD sebagai salah satu entitas nasional secara umum dan daerah pada khususnya. Penelitian ini juga diharapkan akan memberikan manfaat sebagai bahan pertimbangan dan sumbangan pemikiran bagi Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sultra dalam mengimplementasikan prinsip-prinsip  Good Corporate Governance serta sebagai bahan masukan bagi kalangan yang akan melakukan penelitian lebih lanjut dengan topik yang berhubungan dengan penelitian ini.

Skripsi Selengkapnya Sebagai Berikut :

ABSTRAK

BAB I

BAB II

BAB III

BAB IV

BAB V

DAFTAR PUSTAKA

LAMPIRAN

Iklan

2 thoughts on “IMPLEMENTASI GOOD CORPORATE GOVERNANCE PADA BANK PEMBANGUNAN DAERAH (BPD) SULAWESI TENGGARA

  1. Salam Sukses Untuk Rekan BPD dan Rekan Blogger, Apabila rekan BPD membutuhkan Software untuk aplikasi Perbankan dan pengadaan komputer&laptop silahkan hubungi kami

    Berikut ini Software kami dan aplikasinya :

    Proswitching

    Merupakan suatu paket program untuk pengiriman message / file antar cabang, biasanya digunakan untuk Financial Transaction. Software Proswitching sudah di gunakan dan terbukti sangat baik di beberapa bank antara lain : Bank BRI, Bank BRI Syariah, Bank BNI, Bank BTN, Bank Mega, Bank Mega Syariah, Bank DKI dan Bank Index

    Rekonsiliasi

    Merupakan program rekonsiliasi yang dijalankan kantor pusat pada wide area network, berguna untuk melakukan rekonsiliasi transaksi antar cabang.

    Stand In

    Merupakan paket program aplikasi yang berfungsi sebagai server pengganti dimana transaksi-transaksi yang dilakukan oleh media tertentu (misal ATM) dapat dilakukan apabila server utama sedang bermasalah atau sedang melakukan proses tertentu

    ATM Controller dan Monitoring

    Adalah program aplikasi yang melakukan kontrol terhadap mesin-mesin atm baik dalam proses maupun dalam hal terjadi gangguan pada mesin

    Card Access Management

    Adalah program aplikasi yang melakukan kontrol terhadap kartu kartu nasabah baik itu dalam hal pembukaan kartu baru, pengubahan atau penghapusan kartu

    Ticketing

    Merupakan program aplikasi yang berfungsi sebagai program penanganan transaksi Tour & Travel Ticketing

    General Ledger

    Merupakan paket program aplikasi yang berfungsi sebagai program akuntansi dan telah banyak dipakai oleh perusahaan perusahaan di Indonesia, berbasis Windows. General Ledger ini mempunyai banyak fitur-fitur yang tidak dapat dilakukan oleh aplikasi lain

    Inventory Control System

    Merupakan paket program yang berfungsi sebagai kontrol terhadap stock barang, penjualan/pembelian serta hutang / piutang. Program ini telah banyak dipakai di beberapa perusahaan di Indonesia

    Integrated Accounting System

    Merupakan paket program penggabungan antara Inventory Control System dengan General Ledger sehingga berfungsi sebagai kontrol stock barang, penjualan / pembelian serta program akuntansi. Program ini cocok untuk perusahaan perusahaan distribusi secara retail

    Payroll

    Merupakan paket program yang berfungsi sebagai program gaji dan telah banyak dipakai dibeberapa perusahaan di Indonesia

    Banking Online System

    Merupakan paket program yang berfungsi untuk melayani seluruh produk dalam dan luar negeri dari level front office sampai level back office

    Sistim Sumber Daya Manusia

    Merupakan paket program yang berfungsi untuk mengelola data kepegawaian mulai dari perencanaan, recruitment, pelatihan, personalia, gaji dan pengembangan

    Pengadaan Personal Computer

    Branded : Hewlett Packard, IBM, ACCER, COMPAQ, dll
    Lokal / Rakitan
    Upgrade

    Demikian Data Profil PT Metalogic Infomitra di buat, apabila anda membutuhkan jasa kami silahkan hubungi :

    Herry Hermawan
    PT Metalogic Infomitra
    Jl Kemandoran 1 No 20
    Grogol Utara
    Jakarta Barat
    Telp 021 5324790-91
    Hp 081808848274
    http://www.metalogic.co.id
    herryhermawanmetalogicinformatika.blogspot.com

  2. Terima kasih. Penelitian yang sangat bermanfaat utk saya karena bertepatan saya sedang meneliti GCG di bank syarih. Kalau boleh mohon beri tahu identitas penulis skripsi di atas ya. Banyak referensi yg sy saya temukan di skripsi tsb. Terima kasih sebelumnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s