JALAN TERJAL SBY-BUDIONO

sby-budionoSBY akan mengambil Boediono sebagai pendamping. Gubernur Bank Indonesia (BI) itu dianggap tepat menjadi cawapres. Dia hebat ‘hitung-menghitung’, bersih, dan berasal dari profesional. Boediono, di tengah banyaknya cawapres yang diajukan partai politik klan koalisi, memang merupakan jawaban yang pas.

Kalau diamati, nama Boediono muncul melalui proses seleksi ‘bumi hangus’ partai politik mitra koalisi. Itu karena PKS mengajukan Hidayat Nur Wahid untuk posisi cawapres, PAN ‘versi Amien Rais’ memajukan Hatta Rajasa, dan PKB menampilkan Muhaimin Iskandar. Uniknya, ketiganya dianggap tidak ideal. Itu karena semua menyimpan masalah. Masalah internal !

Sedang Partai Golkar pasca ‘perceraian’ SBY dengan JK, membuka ruang bagi Akbar Tandjung dan Aburizal Bakrie memajukan diri sebagai cawapres SBY. Ini sampai detik terakhir masih menyisakan Akbar Tandjung, dikocok bersama Boediono, Hatta Rajasa, dan Hidayat Nur Wahid.

Namun di last minutes ternyata pilihan jatuh ke Boediono. Pilihan moderat, agar tidak ‘menyakiti’ partai yang berkoalisi. Kabar yang hampir pasti itu menurut rencana dideklarasikan hari Jumat. Hari yang bakal terbuka goro-goro. Keributan panjang sampai masa contrengan pilihan presiden tiba.

Politik bukanlah matematika. Satu tambah satu sama dengan dua. Politik itu cara, seni kalkulasi. Kalau diangkakan mirip rumus toto gelap (togel). Angka pasti menjadi tidak pasti, tapi yang tidak pasti berubah jadi pasti. Itu karena ada angka mistik, angka penjumlahan, juga angka setan.

Boediono adalah angka pasti. Dia hebat dalam bidang ekonomi. Akurasi hitungan sangat jempolan. Dia bersih dari rumor pat-gulipat uang. Dan tidak banyak omong dalam berbagai persoalan. Dia memang figur bagus dari sisi bibit, bobot dan bebet. Bersih, loyal, teguh pendirian, sehingga ‘ya’ dan ‘tidak’ menjadi terang benderang di tangan dia. Bukan abu-abu.

Bagi bangsa ini, Boediono adalah salah satu aset langka. Dia bak Baharudin Lopa. Dan bagi saya tidak jauh dengan Sri Mulyani, Kapolri lama dan Kapolri kini, juga Hendarman Supanji. Tapi tokoh macam itu tidak bisa disamakan dengan sosok idaman untuk jabatan pucuk pimpinan. Sebab mereka bukan ‘pemain’. Mereka rentan digoyang dan ‘didiskreditkan’.

Karakter SBY sebenarnya tidaklah jauh dari Boediono. Karakter macam ini selain idealistis, juga punya kelemahan yang mendasar. Gampang diseret dalam polemik murahan dan kuping tipis. Disindir menyindir, dipancing terpancing. Hanya karena kebijakan politiknya bermanfaat bagi rakyat dan  didampingi JK yang ‘nyinyir’, maka ‘kelemahan’ SBY tertutup dan tampil sebagai sosok yang diidolakan.

Namun jika SBY didampingi tokoh yang berkarakter sama, maka bukan kekuatan yang kelak akan tampil. Justru ‘kebaikan’ keduanya bakal melahirkan ketidakbaikan. Sebab bak main bola, keduanya akan defensif menghadapi serbuan dari lawan-lawan politiknya, terutama di parlemen. Tidak ada counter attack yang bisa dilakukan. Kalaulah ada, maka itu cenderung menyulut situasi yang chaostis.

Kenapa begitu? Karena iklim politik negeri ini masih hantam kromo. Rumor dan fitnah dianggap biasa. Intrik dan sindir-menyindir dianggap lumrah. Itu pula mengapa politik devide et impera gampang dirancang dan didistribusikan, karena kepentingannya mudah dicerna, money oriented.

Memang betul, gandeng siapa saja SBY diprediksi bakal menang. Tapi kemenangan itu rasanya bakal sangat menyakitkan jika segala kebijakan nanti terlalu dikritisi. Diteror dan dinegasikan.

Menurut saya, harusnya bukan Boediono yang diambil. Sosok yang paling cocok untuk menghadapi situasi ke depan adalah Akbar Tandjung. Tokoh ini mampu masuk ke berbagai lini, dan punya kekuatan untuk memecah suara Golkar. Dia bisa jadi martir agar dacin pemerintahan yang diramal bakal terus-terusan digoyang berjalan seimbang.

Benarkah SBY bakal pilih Boediono untuk pendamping? Kalau iya, mari kita lihat sama-sama, seberapa kekuatan SBY dan Partai Demokrat dalam menghadapi ‘teror parlemen’ jika kelak betul menang.

Iklan

25 thoughts on “JALAN TERJAL SBY-BUDIONO

  1. Walaupun KPU masih memberi kesempatan capres untuk mengganti pasangannya, saya yakin SBY tak bakalan ganti cawapresnya (Budiono)yang sudah deklarasi, demikian pula yang lain. Nah sementara mereka mulai jualan, mari kita simak program mereka untuk mengarahkan hati nurani kita. yang penting jangan golput.

  2. Prinsip SBY seperti teh botol: Siapa pun wapres, yang penting SBY capresnya. Karenanya dia menjadi sangat “pe de”. Skenario kabar burung, SBY dengan tim pemenangan (ala intelijen) sudah menyiapkan strategi pemenangan. Pertama, menang satu putaran, langkah berikutnya adalah bla…bla…bla…. Kedua, menang dua putaran, langkah berikutnya adalah bla…bla…bla…. Ketiga, jika kalah maka disiapkan skenario chaos, sehingga ia bisa mengeluarkan semacam dekrit, dan tetap memegang tampuk kekuasaan….

  3. hmmm,,percaturan politik memang panas, banyak propaganda. disisi lain mencari cara dimana mengoptimalisasi kinerja kedepan, dilain pihak nampak maen ammannn aja,dengan berkoalisi dengan xxxxxx dengan jaminan tertentu..belum lagi prabowo-mega yg obral “kita adalah raja darat dan udara,xixixi…wahhh belum jk-win,,,,,

  4. Salam Kenal Dulu dari Kota Kecil.
    Ikut Nimbrung Baca-baca!!

    Belum ada komentar, karena belum banyak informasi yang masuk khususnya mengenai karekter pribadi masing-masing.
    Tapi senang bisa membaca tulisan2 Bapak !!

    Trims, Salam merdeka dan benar-benar merdeka.

  5. klu skarang gw dukung apa yaaa….
    rahasia dunk, kan pemilu rahasia…
    ntar klu gw bilang dikira promosiin lg,,

    yg jelas bukan mega-pro,,

  6. nanti 2014 gw insya Allah maju jd capres
    doain yaaaaaaa…..

    munkin skarang belum, gw baru lulus SMA juni nanti,, heem tunggu aja nanti yaaa 2014 ada pemimpim mauda yg mencoba majuu….
    n gw kan berusaha semaksimal munkin

    untuk informasi lebi lanjut
    02198513640

  7. Insya Allah Boediono yang terbaik. Sudah saatnya indonesia dipimpin sama orang-orang pinter baik politik dan ekonomi..gimana kalo kita juga sholat istikharah juga? daripada say yes to golput.

  8. salut.boleh juga prediksi anda, masalah benar dan salahnya urusan nanti yang jelas anda sudah mendeskripsikan prediksi anda dengan bagus walaupun juga banyak ketidak-setujuan yang aku dapatkan, tapi gk masalah

  9. Setujuuuuuuuuuuuuuuuuuuu.
    Karena Boediono orangnya kalem, pintar patuh, bersih,
    jujur dan tidak terkontaminasi oleh Partai2 yang menyodorkan diri jadi WAPRES. Enjoy aja Pak. Benahi EKONOMI bangsa Indonesia, Jangan sampai inflasi. Jadilah bangsa yang kuat, bangun pondasi ekonomi yang bagus, secara Makro dan Mikro. Kalau bisa Dollar turun menjadi Rp 5.000,-. Perlu keberanian Bapak. Ekonomi pasar global, sangat berat menanti Bapak. Kami percaya Bapak SANGGUP, membawa bangsa ini keluar dari krisis ekonomi. NKRI tetap nomor satu, namun harus diimbangi oleh pertumbuhan ekonomi yg bagus. Selamat, semoga benar terlaksana. amin.

  10. saya setuju bahwa cocoknya pak budiono itu berada dalam kabinet sebab kalau BI nya nanti masuk orang lain, naah ini nih… saya gak bisa komen….

  11. Bicara masalah politik tidak akan ada habis-habisnya. Lagian kalau kita ingin menjagokan siapa yang terpilih, tetep aja yang diuntungkan pemenangnya… sedangkan kita hanyalah sebagai objek, bisa menjadi objek bahagia, objek aman-aman saja, objek penderita, dan mungkin saja objek tidak tentu arah. Nah, daripada mikir yang bukan jangakauan kita mendingan kita urus aja diri kita dan keluarga kita gimana kesejahteraan hari ini lebih baik dari hari kemaren, dan kesejateraan hari esok lebih baik dari hari ini… . gimana kanrekan…betul tidak…

  12. Bicara masalah politik tidak akan ada habis-habisnya. Lagian kalau kita ingin menjagokan siapa yang terpilih, tetep aja yang diuntungkan pemenangnya… sedangkan kita hanyalah sebagai objek, bisa menjadi objek bahagia, objek aman-aman saja, objek penderita, dan mungkin saja objek tidak tentu arah. Nah, daripada mikir yang bukan jangakauan kita mendingan kita urus aja diri kita dan keluarga kita gimana kesejahteraan hari ini lebih baik dari hari kemaren, dan kesejateraan hari esok lebih baik dari hari ini… . gimana betul tidak… coba kita jajal dulu yang ini ..http://www.formulabisnis.com/contact.php?id=chufy2009

  13. Kalau kita cari-cari, kita cermati, tokoh yang sudah beredar dalam wacana calon presiden/wakil presiden, semu bermasalah atau pernah bermasalah.
    Mana tu capres2 independent yang dulu koar-koar? Makin deket pilpres kok makin mlempem!

  14. Mantap….. Setuju…
    pilihan atas diri Boediono didapat melalui sholat Istikharah…. yang merupakan jalan ALLAH untuk menghentikan langkah Neo Liberalisme… karena dengan berpasangan dengan Boediono… kemungkinan besar SBY akan kalah didalam pilpres…

    setuju juga.. kalau memang akhirnya SBY menang… pemerintahan tidak akan berjalan lama… paling-paling juga 6 bulan…. trus chaos…

    mau seperti itu… jadi bagi pendukung SBY-Boediono.. sebaiknya pikir-pikir lagi lah….

    (just my opinion … tanpa vested interest sama sekali…)

  15. buat saya pak boediono akan lebih baik tetep berada dijajaran menteri kabinet….karena disanalah beliau akan lebih fokus untuk mencurahkans egalanya yang beliau punya…

    karena takutnya jika berada ataus ebagai cawapres takut ada unsur lain nantinya dari lawan politik sby…

    ataukah ini sebuah pesanan dari pihak lain…ya kita ga tahu..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s