70 Juta Masyarakat Indonesia Masih BAB Sembarangan

Oktober 19, 2009

BABKebiasaan Buang Air Besar (BAB) yang benar ternyata masih belum banyak diterapkan masyarakat Indonesia, terutama mereka yang hidup di daerah terpencil. Departemen Kesehatan mencatat 70 juta orang di Indonesia masih punya kebiasaan BAB sembarangan.

Data terakhir yang dikeluarkan Depkes, hampir 30 persen masyarakat Indonesia yang berusia di atas 10 tahun masih suka BAB sembarangan. Bila dikonversi dengan jumlah penduduk Indonesia, maka ada sekitar 70 juta orang Indonesia yang punya kebiasaan jorok tersebut. Baca entri selengkapnya »


STUDI PERSEPSI PEREMPUAN TERHADAP UNDANG-UNDANG KUOTA 30%

September 14, 2009

Caleg PerempuanUndang-Undang Nomor 10 Tahun 2008 tentang Pemilu Legislatif, mengamanatkan bahwa keterwakilan kuota 30 persen perempuan dalam pemilihan legislatif dapat dikatakan sudah dapat diterapkan pada pemilu legislatif tahun 2009.

Sehubungan dengan hal tersebut, terdapat tiga pasal penting yang menjadi payung hukum keterwakilan perempuan dalam perhelatan Pemilu 2009. Pertama, Pasal 8 ayat (1) huruf (d) pasal ini mengatur ketentuan partai politik dapat menjadi peserta pemilu setelah memenuhi persyaratan menyertakan sekurang-kurangnya 30 persen keterwakilan perempuan pada kepengurusan partai politik tingkat pusat. Kedua, Pasal 53 yang mengatur tentang ketentuan bakal daftar calon sebagaimana dimaksud dalam Pasal 52 memuat paling sedikit 30 persen keterwakilan perempuan. Adapun yang dimaksud Pasal 52 adalah mengatur tata cara pencalonan anggota legislatif dari jalur partai politik. Ketiga, Pasal 55 ayat (2) yang mengatur ketentuan bahwa dalam daftar bakal calon yang dimaksud pada Pasal 55 ayat (1), setiap 3 (tiga) orang bakal calon terdapat sekurang-kurangnya 1 (satu) orang perempuan bakal calon. Baca entri selengkapnya »


MAULA SEBUAH TRADISI LISAN MASYARAKAT CIACIA KABUPATEN BUTON (TELAAH BENTUK, ISI DAN FUNGSI)

September 14, 2009

Setiap bangsa memiliki kebudayaan, kebudayaan daerah merupakan bagian terpenting dari kekayaan budaya bangsa Indonesia. Keanekaragaman budaya bangsa itu juga tercermin dalam keragaman bahasanya. Hal ini merupakan warisan budaya bangsa yang mempunyai sumbangan yang sangat besar bagi terwujudnya bahasa nasional di Indonesia.

Keanekaragaman seni sastra terintegrasi pada kebudayaan manusia. Keberadaan seni sastra sebagai bagian dari kebudayaan manusia merupakan sesuatu yang dapat merentang ke arah kehidupan yang multidimensi yang menyelusup memasuki corak kehidupan yang paling dalam. Oleh karena itu, sastra sebagai karya seni yang bulat mempunyai hubungan yang sangat erat dengan kebudayaan. Baca entri selengkapnya »


PENGARUH SUMBER DANA TERHADAP PEMBERIAN KREDIT PADA ANGGOTA KOPERASI

September 11, 2009

Kondisi perekonomian bangsa, dimana peran koperasi untuk mengatasi krisis ekonomi. Koperasi merupakan lembaga keuangan bukan bank yang dibentuk untuk mengelola dana yang dihimpun oleh anggota guna membiayai kebutuhan koperasi dan keanggotaanya. Dana tersebut dihimpun melalui simpanan pokok, simpanan wajib dan simpanan sukarela serta kegiatan usaha lainya yang dilakukan  oleh koperasi untuk mendapatkan SHU yang besar.

Dana yang dihimpun koperasi tersebut dikelola oleh manajemen koperasi selanjutnya dapat digunakan untuk pemberdayaan, perkembangan dan usaha lainya serta membantu anggota melalui pinjaman dengan ketentuan yang diatur dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT). Dana tersebut disalurkan kepada yang memenuhi syarat untuk memperoleh kredit, seperti anggota koperasi dan masyarakat lain yang dianggap layak memperoleh kredit dari koperasi. Kelayakan pemberian kredit atau pinjaman koperasi sangat tergantung dari keberadan dana dan sumber dana yang diperoleh koperasi, oleh karena itu besar kecilnya dana yang dimiliki koperasi dapat memberikan pengaruh kepada aktivitas pemberian kredit pada koperasi karya samaturu. Baca entri selengkapnya »


Kumpulan SMS Idul Fitri

September 10, 2009
  • Bila Idul Fitri adalah lentera, izinkan membuka tabirnya dengan maaf agar cahayanya menembus jiwa fitrah dari tiap khilaf Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430H. Bila ada kata terselip dusta, ada sikap membekas lara dan langkah menoreh luka, semoga masih ada maaf tersisa. minal aidin wal faidzin
  • Bahagia terasa bila segala khilaf dan salah dapat saling dimaafkan, sebagai syukur menyambut IDUL FITRI walau jemari tak kuasa menjabat, kata menjadi jembatan Mohon maaf lahir batin Baca entri selengkapnya »

ANALISIS FAKTOR RISIKO KEJADIAN GIZI BURUK PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MATA KOTA KENDARI TAHUN 2008

September 7, 2009

Gizi BurukPembangunan di bidang kesehatan pada hakikatnya merupakan bagian integral dari pembangunan kesejahteraan bangsa secara berkesinambungan, terus menerus dilakukan bangsa Indonesia untuk menggapai cita-cita luhur, yakni terciptanya masyarakat yang adil dan makmur, baik spiritual maupun material. GBHN 1999 mengamanatkan perlunya meningkatkan mutu sumber daya manusia dan lingkungan yang saling mendukung melalui pendekatan paradigma sehat, dengan memberikan prioritas pada upaya peningkatan kesehatan, pencegahan, penyembuhan , pemulihan, dan rehabilitasi (Aditama dan Hastuti, 2002).

Keberhasilan pembangunan suatu bangsa ditentukan oleh ketersediaan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas, yaitu SDM yang memiliki fisik yang tangguh, mental yang kuat, kesehatan yang prima, serta cerdas. Bukti empiris menunjukkan bahwa hal ini sangat ditentukan oleh status gizi yang baik. Status gizi yang baik ditentukan oleh jumlah asupan pangan yang dikonsumsi. Masalah gizi kurang dan buruk dipengaruhi langsung oleh faktor konsumsi pangan dan penyakit infeksi. Secara tidak langsung dipengaruhi oleh pola asuh, ketersediaan pangan, faktor sosial ekonomi, budaya dan politik. Apabila gizi kurang dan gizi buruk terus terjadi dapat menjadi faktor penghambat dalam pembangunan nasional. Secara perlahan kekurangan gizi akan berdampak pada tingginya angka kematian ibu, bayi, dan balita, serta rendahnya umur harapan hidup. Selain itu, dampak kekurangan gizi terlihat juga pada rendahnya partisipasi sekolah, rendahnya pendidikan, serta lambatnya pertumbuhan ekonomi (Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, 2007 ). Baca entri selengkapnya »


PENGARUH PENGGANTIAN TEPUNG IKAN DENGAN TEPUNG BEKICOT DALAM PAKAN BUATAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN EFISIENSI PAKAN IKAN LELE DUMBO

September 2, 2009

Pakan IkanKebutuhan masyarakat dunia terhadap protein hewani ikan terus meningkat seiring dengan peningkatan populasi penduduk dunia. Sejak tahun 1990-an, produksi perikanan tangkap mengalami stagnasi dan cenderung menurun akibat kerusakan lingkungan laut dan upaya penangkapan ikan illegal. Oleh karena itu pemenuhan konsumsi ikan dunia hanya diharapkan dari usaha budidaya ikan.

Kebutuhan ikan dunia, termasuk ikan lele yang terus meningkat menjadikan usaha budidaya dilakukan dengan sangat intensif. Intensifikasi dicirikan dengan masukan nutrien berupa pakan dan bahan kimia lainnya serta tingkat kepadatan ikan yang tinggi. Banyaknya nutrien yang masuk dikhawatirkan akan berdampak negatif terhadap lingkungan perairan. Baca entri selengkapnya »


FUNGSI UPT BIMBINGAN DAN KONSELING TERHADAP ASESMEN PSIKOLOGI

September 1, 2009

Asesmen psikologi memiliki rentang cakupan yang sangat luas. Dalam asesmen psikologi mengintegrasi informasi dari berbagai sumber. Asesmen membantu seseorang dalam mendapatkan gambaran tentang karakteristik potensi kerja dari segi kemampuan dan dari segi kesanggupan dirinya, dalam bentuk kegiatan seperti seleksi penempatan, atau review pontensi untuk pengembangan diri.

Asesmen psikologi dilakukan dengan menggunakan metode dan teknik yang bervariasi seperti ragam tes psikologi. Awalnya, fungsi tes psikologi adalah untuk mengukur perbedaan-perbedaan antara individu atau antara reaksi individu yang sama dalam situasi yang berbeda. Asesmen psikologi merupakan tahapan yang paling penting sebelum intervensi psikologi dilakukan. Baca entri selengkapnya »


SURVEI KEBIASAAN MEROKOK PADA SISWA SMA DI KOTA KENDARI TAHUN 2009

September 1, 2009

Siswa MerokokMerokok merupakan salah satu kebiasaan yang ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Gaya hidup atau life style ini menarik sebagai suatu masalah kesehatan, minimal dianggap sebagai faktor risiko dari suatu penyakit tidak menular. Hasil studi menunjukkan bahwa perokok berat telah memulai kebiasaannya ini sejak berusia belasan tahun, dan hampir tidak ada perokok berat yang baru memulai merokok pada saat dewasa. Karena itulah, masa remaja sering kali dianggap masa kritis yang menentukan apakah nantinya kita menjadi perokok atau bukan (Bustan, 2000).

Efek langsung yang dialami oleh orang yang merokok misalnya: aktivitas otak dan sistem saraf yang mula-mula meningkat lalu kemudian menurun, perasaan euforia ringan, merasa relaks, meningkatnya tekanan darah dan denyut jantung, menurunnya aliran darah ke anggota badan seperti jari-jari tangan dan kaki, pusing, mual, mata berair, asam lambung meningkat, menurunnya nafsu makan, dan berkurangnya indera pengecap dan pembau. Baca entri selengkapnya »


SKRINING DAN STUDI EPIDEMIOLOGI PENYAKIT KUSTA DI PUSKESMAS KULISUSU KABUPATEN BUTON UTARA SULAWESI TENGGARA TAHUN 2009

September 1, 2009

LepraTujuan utama pembangunan nasional adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia yang dilakukan secara berkelanjutan. Salah satu upaya peningkatan kualitas sumberdaya manusia yang dilakukan secara berkelanjutan adalah melalui pembangunan kesehatan. Upaya perbaikan kesehatan antara lain dilakukan melalui pencegahan dan pemberantasan penyakit menular, penyehatan lingkungan pemukiman dan perbaikan gizi masyarakat. Berbagai upaya pembangunan kesehatan telah di upayakan oleh pemerintah bersama masyarakat, namun penyakit menular masih menjadi masalah kesehatan masyarakat termasuk penyakit kusta (Depkes RI, 2005).

Penyakit kusta tersebar diseluruh dunia dengan endemisitas yang berbeda-beda. Diantara 122 negara yang endemis pada tahun 1985, 98 negara telah mencapai eliminasi kusta yaitu prevalensi rate < 1/10.000 penduduk. Pada tahun 1991 World Health Assembly telah mengeluarkan suatu resolusi yaitu eliminasi kusta tahun 2000. Pada 1999, insidensi penyakit kusta di dunia diperkirakan 640.000 dan 108 kasus terjadi di Amerika Serikat. Pada 2000, Word Health Organisation membuat daftar 91 negara yang endemik kusta. 70% kasus dunia terdapat di India, Myanmar, dan Nepal (Depkes RI, 2005). Baca entri selengkapnya »